Beasiswa Chief Information Officer CIO Untuk PNS Dari Kominfo

By | April 19, 2011
Advertisements
Share

PROGRAM BEASISWA S2
CHIEF INFORMATION OFFICER (CIO)
KEMENTRIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
TAHUN 2011

TUJUAN
Program Beasiswa Chief Information Officer (CIO) bertujuan untuk mencetak SDM unggul yang dapat berperan sebagai Government Chief Information Officer (GCIO) selaku eksekutif yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada instansi pemerintah, baik Pusat maupun Daerah, dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance), serta dalam rangka implementasi UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

PROGRAM

  • 1. Program Chief Information Officer (CIO) Magister Teknologi Informasi, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta,
  • 2. Program Magister Chief Information Officer (CIO) dan Layanan Teknologi Informasi, Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung
  • 3. Program Magister Telematika, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya
  • 4. Program Magister Chief Information Officer, UI (Universitas Indonesia)
  • 5. UNP (Universitas Negeri Padang)

SKEMA PEMBERIAN BEASISWA

  • 1. Beasiswa diberikan dalam bentuk pembebasan penuh (full waiver) terhadap biaya pendidikan di Program sesuai pilihan yang diambil, senilai biaya SPP yang berlaku saat ini.
  • 2. Beasiswa tidak mencakup biaya hidup (living cost), biaya transportasi dari/ke lokasi asal peserta, biaya pendaftaran, dan biaya wisuda.
  • 3. Jika peserta tidak dapat menyelesaikan studi dalam waktu yang disepakati (sesuai program masing-masing Perguruan Tinggi), biaya tambahan masa studi harus ditanggung peserta (tidak dicakup dalam beasiswa).

PERSYARATAN:

Umum :

  • 1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditempatkan di instansi pemerintah, baik tingkat Pusat maupun Daerah
  • 2. Memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 2 tahun terhitung mulai tanggal diangkat menjadi PNS dalam gelar S1 pada instansi yang bersangkutan
  • 3. Bidang kerja yang ditangani terkait dengan pengembangan e-Government di instansi yang bersangkutan.
  • 4. Mendapatkan izin dan rekomendasi dari pejabat berwenang (minimum pimpinan instansi setingkat Eselon II) instansi yang bersangkutan untuk menjalani pendidikan.
  • 5. Usia maksimum 40 tahun pada saat mendaftar
  • 6. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2

Khusus : Sesuai ketentuan Perguruan Tinggi Pilihan

More Info :

Share
Advertisements